Dalem Tepas Darah

TEPAS Darah & Silsilah Keluarga

Posted on November 22, 2008. Filed under: Dalem Tepas Darah, Kraton Yogyakarta | Tag:, , , , , , , |

KELUARGA : Ketika Silsilah Keluarga Dianggap Penting

http://www.kr.co.id, and posted by Cakra Prabu Krisna & tipikor99

Bila kita mengerti asal-usul, maka kita akan menjaga tindak-tanduk, sikap dan perbuatan, karena kita keturunan dari orang yang punya martabat atau bukan orang sembarangan. Jadi kalau kita tahu asal-usul, maka bisa menjadi rem bagi kita, saat akan melakukan tindakan yang tidak benar. Hal ini dikatakan, Raden Wedana Murtiwandowo, yang biasa dipanggil Romo Murti dari Tepas Darah Dalem Kraton Yogyakarta.

Tepas Darah Dalem, merupakan institusi dari Kraton Yogyakarta yang bertugas mengeluarkan serat kekancingan atau sertifikat silsilah keluarga kraton Yogyakarta. Hingga saat ini, menurut Romo Murti, dirinya sudah menerima permohonan serat kekancingan hingga keturunan ke 22 dari Panembahan Senopati.

Motivasi para pemohon Serat Kekancingan, ada yang menyebut untuk kepuasan diri, ada juga sebagai tanda dalam dirinya mengalir darah bangsawan atau keturunan raja-raja. Namun ada juga yang menyebut untuk mengurus warisan dengan mengetahui silsilah keluarga. Tujuan lainnya, supaya tidak kepaten obor atau bisa ngumpulke balung pisah keluarga.

Bagi sebagian keluarga, gelar bangsawan masih dianggap penting, tak heran bila ada orangtua yang mengurus ke Tepas Darah ketika anaknya baru lahir, supaya kelak dalam akte kelahiran sudah tertulis nama gelar bangsawannya.

Syaratnya, cukup mudah. Bila orangtua sudah memiliki serat kekancingan, maka sang anak tinggal meneruskan, cukup membawa akte kelahiran yang didukung C1 atau Kartu Keluarga dan KTP. Namun, bila tidak ada serat kekancingan dari orangtua, nenek atau pendahulunya, bisa dilakukan dengan disumpah terlebih dahulu. Sebagai saksi sumpah adalah yang punya hubungan darah, seperti ayah/ibu, saudara kandung, bila sulit bisa sepupu/misan. “Sumpah ini, bukan sembarang sumpah. Sumpahnya menggetarkan, karena harus jujur dan yakin dirinya masih keturunan darah dalem, keturunan raja-raja,” kata Romo Murti.

Dikisahkan, pernah ada kejadian yang menimpa seseorang yang terpaksa bersumpah palsu karena kepingin mendapatkan serat kekancingan. Boleh percaya boleh tidak. Sebulan sesudah melakukan sumpah, hidupnya tidak tenteram. Ibaratnya, yen nang omah kudu mulih, yen lungo pingin mulih. Sampai akhirnya, yang bersangkutan mendapatkan mimpi hingga tiga kali dan kemudian tersadar. Jangan-jangan, hidupnya tidak tenteram, karena telah melakukan sumpah palsu. “Tiga bulan kemudian, dia datang dari Surabaya dan menceritakan mimpi serta kondisi keluarga dan usahanya, setelah nyuwun ngapuro kalian ingkang nggawe urip, kemudian hidupnya kembali normal, begitu juga usahanya lancar kembali,” kata Romo Murti sambil menyebut peristiwa ini hendaknya menjadi pengingat bagi mereka yang berniat mencari serat kekancingan untuk bersikap benar.

Para pemohon serat kekancingan tidak hanya dari Yogya saja, namun juga dari Bandung, Jakarta, Purwokerto dan Kebumen, Semarang. Keturunan Cina dari Purwokerto juga banyak yang mendatangi Tepas Dalem. Di antaranya adalah dari keturunan Kolopaking III yang beristrikan keturunan Cina.

Sedang untuk pemohon serat kekancingan dari luar negeri, di antaranya dari Belanda, Belgia dan Inggris atau negara Eropa lainnya. “Kebetulan ada pemohon dari Belanda yang setelah dirunut ternyata masih keturunan HB II, kebetulan pesarean leluhurnya di Imogiri bersebelahan dengan leluhur saya, jadilah kami seperti saudara dan tiap tahun sekitar bulan Februari – Maret pasti mengunjungi pesarean Imogiri,” kata Romo Murti.

Biaya untuk mengurus serat kekancingan? Ternyata cukup murah, hanya Rp 25 ribu plus biaya materai Rp 6 ribu. Namun, untuk waktu penyelesaiannya, tidak bisa pasti. Pasalnya, harus menunggu keluangan waktu GBPH H Joyokusumo selaku Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura untuk menandatangani. Di samping itu, satu keluarga kadang mengurus sampai 10 serat kekancingan untuk kerabatnya.
Jumlah peminat serat kekancingan, ternyata terus meningkat. Sejak awal tahun 2008 ini, paling tidak sudah ada 800 pemohon yang masuk.

Sedang yang datang ke Tepas Darah Dalem juga dari berbagai kalangan, mulai artis sampai pejabat. “Kalau ditelisik, biasanya keturunan darah dalem itu, banyak lho yang njago lurah. Kalau dihitung-hitung, juga banyak pejabat masih keturunan darah dalem, seperti Presiden SBY, masih keturunan HB II dan pak Prabowo, keturunan HB II,” kata Romo Murti.

Serat kekancingan yang berupa sertifikat ditulis dalam huruf Jawa, namun untuk mempermudah membacanya, ada salinannya dalam huruf latin dalam bahasa Indonesia supaya mudah dimengerti, (Hanik Atfiati)-c

Sumber: Kedaulatan Rakyat online http://222.124.164.132/web/detail.php?sid=181901&actmenu=46_27 Oktober 2008.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 7 so far )

TEPAS Darah Kraton Yogyakarta

Posted on November 22, 2008. Filed under: Dalem Tepas Darah, Kraton Yogyakarta, Mataram Yogyakarta | Tag:, , , , , |

Tepas Darah Dalem Dibuka Kembali

Abdi Dalem Keraton Diberhentikan

Source: http://www.kompas.com, and posted by Cakra Prabu Krisna

Yogyakarta, Kompas – Lima abdi dalem yang sebelumnya bertugas di Tepas Darah Dalem Keraton Ngayogyakarta diberhentikan sejak 8 Januari lalu. Selanjutnya, mereka masuk dalam golongan abdi dalem miji tumpuk atau dinon-job-kan. Sebagai ganti ditunjuk empat abdi dalem baru yang melaksanakan tugas mulai Kamis (8/3). Mereka akan mendukung dua abdi dalem lainnya yang tetap dipertahankan karena dianggap konsisten dalam membawa visi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Gusti Bendara Pangeran Harya (GBPH) Haji Joyokusumo, Kamis sore. Ia mengumumkan hal tersebut bersamaan dengan dibukanya kembali Tepas Darah Dalem yang selama dua bulan ditutup guna pembenahan. Tepas Darah Dalem adalah sebuah unit kerja di dalam Keraton Ngayogyakarta yang memiliki dua tugas. Pertama ialah menyimpan Buku Induk dari seluruh silsilah keturunan para Ngarso Dalem Noto sejak masa Hamengku Buwono (HB) I sampai HB X. Di tempat itu juga bisa ditelusuri silsilah sejak zaman Empu Sendok, Majapahit, Demak Bintoro, Pajang, Mataram, hingga Ngayogyakarta Hadiningrat.

Unit itu dibenahi lantaran sebelumnya tidak ada kepastian atau transparansi perihal penerbitan kekancingan, baik mengenai tarif, keuangan, dan prosedur administrasi lain. “Abdi dalem diberhentikan karena jelas-jelas bertindak tidak sesuai pranata. Mereka dimasukkan dalam abdi dalem golongan miji tumpuk, artinya non-job, status abdi dalem ada namun tidak ada pekerjaan. Tidak dapat gaji,” kata Joyokusumo, yang mengaku keputusan itu diambil setelah pihaknya mendapatkan Dawuh Dalem dari Sultan bernomor 003/DD/III-2007 tertanggal 6 Maret. Abdi dalem yang tetap dipertahankan adalah Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Harsodiningrat sebagai pengageng dan Raden Wedono (RW) Murtiwandowo sebagai pelaksana bendahara. Karena masih dalam masa konsolidasi, mereka dibantu tiga abdi dalem lain.

Selain pergantian abdi dalem yang bertugas, dilakukan pula penataan kembali Tepas Darah Dalem secara organisatoris. “Kemudian ditata kembali peraturan, mulai dari penuwunan, proses, sampai keluarnya kekancingan,” ujar Joyokusumo. Selebaran Pada kesempatan ini Joyokusumo membantah selebaran yang berisi bahwa pihak keraton mengimbau masyarakat untuk membuat sesaji guna menolak bencana. Yang benar adalah adanya pangandika Sultan yang merasa prihatin dengan musibah kerap terjadi selama ini. Sultan meminta masyarakat bersabar dan banyak berdoa menurut caranya masing-masing. (WER). Sumber: http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0703/10/jogja/1034691.htm_Sabtu 10 Maret 2007.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 1 so far )

  • Sekarang

    Juli 2014
    S S R K J S M
    « Nov    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Blog Stats

    • 16,651 hits
  • ClustrMaps for Cakrakrisna

  • GlobeTrackr

  • Trah Nitinagara II

  • Kategori

  • Webhost Free Website

    Free Web Hosting with Website Builder
  • Pos-pos Terakhir

  • Nitinegaran II

  • AdlandPro Cakrakrisna

  • Serat Sarasilahipun RMT. Nitinagara II

  • Bravenet’s Cakrakrisna

    Free Blog from Bravenet.com Free Blog from Bravenet.com
  • RSS TEPAS Darah

    • TEPAS Darah & Silsilah Keluarga
      KELUARGA : Ketika Silsilah Keluarga Dianggap Penting http://www.kr.co.id, and posted by Cakra Prabu Krisna & tipikor99 Bila kita mengerti asal-usul, maka kita akan menjaga tindak-tanduk, sikap dan perbuatan, karena kita keturunan dari orang yang punya martabat atau bukan orang sembarangan. Jadi kalau kita tahu asal-usul, maka bisa menjadi rem bagi kita, […]
    • TEPAS Darah Kraton Yogyakarta
      Tepas Darah Dalem Dibuka Kembali Abdi Dalem Keraton Diberhentikan Source: http://www.kompas.com, and posted by Cakra Prabu Krisna Yogyakarta, Kompas – Lima abdi dalem yang sebelumnya bertugas di Tepas Darah Dalem Keraton Ngayogyakarta diberhentikan sejak 8 Januari lalu. Selanjutnya, mereka masuk dalam golongan abdi dalem miji tumpuk atau dinon-job-kan. Sebag […]
    • BUDAYA Lokal & Warisan Budaya
      BUDAYA LOKAL Sebagai Warisan Budaya dan Upaya Pelestariannya source: http://www.bksnt.jogja.com, and posted by Cakra Prabu Krisna & tipikor99 Masyarakat terbentuk melalui sejarah yang panjang, perjalanan berliku, tapak demi tapak, trial and error. Pada titik-titik tertentu terdapat peninggalan-peninggalan yang eksis atau terekam sampai sekarang yang kemu […]
    • TARAPAN Kraton Yogyakarta
      TARAPAN Di Lingkungan Kraton Yogyakarta source: http://www.bksnt.jogja.com, and posted by Cakra Prabu Krisna & tipikor99 Tarapan adalah suatu upacara peralihan atau life-cycle seorang gadis. Upacara tersebut dilaksanakan pada saat pertama kali si gadis haid. Pelaksanaan upacara tersebut pada setiap gadis tidak sama, ada yang masih duduk di SD, SMP, maupu […]
    • MITOS Kyai Candra Bumi
      MITOS Kyai Candra Bumi Kajian Nilai Magis Relegius Bagi Masyarakat Pendukungnya source: http://www.bksnt.jogja.com, and posted by Cakra Prabu Krisna & tipikor99 Penelitian yang berjudul Mitos Kyai Candrabumi: Kajian Nilai Magis Religius bagi masyarakat Pendukungnya, berangkat dari permasalahan adanya kepercayaan dan keyakinan masyarakat di wilayah Dusun […]
    • Selamat DATANG!
      Selamat Berkunjung di Blog Saya: http://cakrakrisna.wordpress.com/ – yang merupakan Catatan Pribadi dan Aneka Informasi tentang Budaya Jawa, Kraton Mataram Yogyakarta & Surakarta, bermula dari kelanjutan pasca Kraton Majapahit yang bersumber dari aneka referensi situs (website) dan weblog yang relevan dengan misi dan visi Blog ini ”Nguri-uri kabudayan Ja […]
  • RSS TRAH Nitinagara II Keraton Yogyakarta Hadiningrat

    • Potensi Korupsi dan APBN 2010
      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya potensi korupsi dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2010 sebesar 35%. Potensi terbesar berasal dari sektor pengadaan barang dan jasa. “Dalam hitungan kasar di 2010, terdapat potensi korupsi 35% dari total anggaran,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabea […]
    • Bibid dan Chandra Aktif kembali sebagai Komisioner KPK
      Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah telah menerima surat keputusan presiden perihal pengaktifan kembali mereka sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Secara resmi, mereka sudah dapat kembali menjadi pimpinan komisi itu. ”Tadi sekitar pukul 16.00, saya dan Pak Chandra datang ke Istana, diundang bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pre […]
    • KPK dan Status Tersangka Gubernur Kepulauan Riau
      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ismeth Abdullah sebagai tersangka terkait dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean mengatakan, dirinya sudah menandatangani surat perintah peningkatan kasus Ismeth dari penyelidikan ke penyidikan. “Sudah tersangk […]
    • Parameter Kerugian Keuangan Negara
      Parameter Dalam Penerapan Uang Pengganti & Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (Suatu Catatan dari Pencerahan Hakim Agung Artidjo Alkostar) Oleh: Albert Usada BAGAIMANA parameter yang dapat diterapkan untuk menentukan kerugian keuangan negara, dan pidana tambahan tentang pembayaran uang pengganti dalam perkara tipikor ? Pada sesi Diskusi Kelas C, ketik […]
    • Berita Kompas
      UU Tipikor Selesai Akhir 2009 Sumber: http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/02/09/17515512/hatta.ruu.tipikor.selesai.akhir.2009 JAKARTA, SENIN — Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa menilai, Rancangan Undang-Undang (RUU) perihal Pengadilan Tindak Pidana Korupsi selesai pada akhir 2009. Keyakinan Hatta berangkat dari pernyataan pimpinan dewan yang akan m […]
    • GUGATAN, Pemilu 2009 & Partai Politik
      >>>Gugatan yang Berkaitan dengan Partai Politik. MAHKAMAH Agung RI (MA-RI) pada tanggal 18 Desember 2008 telah mengeluarkan Surat Edaran (SEMA) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Gugatan Yang Berkaitan Dengan Partai Politik (Parpol). SEMA Nomor 11 Tahun 2008 tanggal 18 Desember 2008 tersebut ditujukan kepada para Ketua pengadilan di lingkungan Peradilan Um […]
    • Pelanggaran Pemilu & Mekanisme Penyelesaiannya
      A.  Ancaman Pelanggaran Terhadap Proses Demokratisasi SECARA umum demokrasi diartikan sebagai pemerintahan yang berasal dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Salah satu prinsip demokrasi yang penting adalah adanya Pemilu yang bebas sebagai perwujudan nyata kedaulatan rakyat atas keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kenyataan menunjukkan bah […]
    • Metode Interpretasi dan Kepastian Hukum Dalam Tipikor
      Metode Interpretasi dan Jaminan Kepastian Hukum Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi oleh Ramelan (mantan Jampidum) – Staf Ahli PPATK 1. Pendahuluan Dalam kurun waktu keberadaan negara ini sudah cukup banyak peraturan perundang-undangan pemberantasan korupsi yang dibuat, silih berganti sejalan dengan masa transisi sistem politik dan pemerintahan. Misaln […]
    • JADUAL RKA-KL MA-RI TA 2009
      JADUAL PENELAAHAN RKA-KL MAHKAMAH AGUNG RI Tahun Anggaran 2009 Source: http://www.mahkamahagung.go.id/index.asp?LT=01&tf=2&idnews=867_06/11/2008 posted by tipikor 99 Jakarta-Humas. Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung, Subagyo, dalam suratnya No. 242/S-Kel/BUA-Renog/XI/2008 tertanggal 5 Nopember 2008, yang ditujukan kepada Panitera, para D […]
    • REFORMASI Sudah Menjadi Bagian dari Hakim
      Prof. Bagir Manan: “Reformasi Sudah Menjadi Bagian dari Hakim” Source: http://www.mahkamahagung.go.id/index.asp?LT=01&tf=2&idnews=865_31/10/2008 posted by tipikor99 KETUA Mahkamah Agung Prof. Dr. Bagir Manan SH MCL, memasuki masa pensiun mulai, 1 November 2008. Pada hari terakhir jabatannya 31 Oktober 2008, Bagir Manan mengadakan pertemuan dengan war […]
  • Komentar Terakhir

    jailani on TEPAS Darah & Silsilah…
    jailani on TEPAS Darah & Silsilah…
    tipikor99 on TEPAS Darah & Silsilah…
    jailani on TEPAS Darah & Silsilah…
    tipikor99 on Selamat DATANG!
  • Bravenet

    Free Blog from Bravenet.com Free Blog from Bravenet.com
  • GlobeTrackr’s Cakrakrisna

  • Kategori

  • WEBHOST

    Free Web Hosting with Website Builder
  • Webhost

    Free Web Hosting with Website Builder
  • ClustrMaps

  • Bravenet

    Free Blog from Bravenet.com Free Blog from Bravenet.com
  • AdlanPro

  • TRADISI

  • Klik Tertinggi

    • Tidak ada

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.